Jual Oleh Oleh Umroh Haji dan Air zam Zam Asli

EMIR MOEIS DITUNTUT 4,5 TAHUN BUI & DENDA RP200 JUTA

[ Adv : Paket Oleh Oleh Umroh ] Jaksa Penuntut Umum Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menuntut terdakwa dalam kasus dugaan suap pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) 1.000 megawatt di Tarahan, Lampung, pada tahun 2004 lalu , Izedrik Emir Moeis, dengan pidana penjara selama empat tahun enam bulan. Menurut Jaksa Supardi, politikus PDI Perjuangan itu dianggap terbukti telah menerima suap USD423.985 dalam pembangunan enam bagian PLTU Tarahan. "Menuntut, supaya majelis hakim telah menjatuhkan pidana penjara kepada terdakwa Izedrik Emir Moeis selama empat tahun enam bulan dikurangi masa tahanan," jelas Jaksa Supardi saat membacakan tuntutan Emir, di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Jakarta, Senin (10/3/2014). Jaksa Supardi juga telah menuntut Emir dengan pidana denda sebesar Rp200 juta. Apabila tidak dibayar, maka mantan Ketua KomiI XI DPR itu harus menjalani pidana kurungan selama lima bulan. Sebelumnya, Emir didakwa telah menerima suap lebih dari USD423.985 berikut bunga dari Alstom Power Incorporated (Amerika Serikat) dan memenangkan konsorsium Alstom Inc., Marubeni Corporation (Jepang), dan PT Alstom Energy System (Indonesia) dalam pembangunan enam bagian PLTU Tarahan melalui Presiden Direktur Pacific Resources Inc., Pirooz Muhammad Sharafih. Atas tindakannya, Emir diduga bertentangan dengan kewajiban sebagai anggota DPR yang membidangi energi,sumber daya mineral, riset dan teknologi serta lingkungan hidup. Oleh Oleh Umroh

Toko Cemilan Online dan Oleh Oleh Umroh Haji

Hub : Tutik Irawati

Hub : 021 4429 1374 

Hp : 0813 8418 1574 

WA : 0857 1584 4127 

PIN BB : 2b562912

Email : tutikirawati@ymail.com

REKENING TRANSFER

  • BCA , No : 578 0558 913,  a.n : Muhammad Taufiq
  • Mandiri, No. 156 000 3490 754, a.n : Muhammad Taufiq
  • BRI, No : 7086-01-002046-50-0 a.n : Tutik Irawati
  • BNI, No : 0288164584  a.n : Tutik Irawati

 

Iklan Mitra

Iklan Mitra 2